Madiun, Metrotvjatim.com – Pasca dikukuhkannya secara resmi di tingkat nasional oleh kepengurusan PB IPSI 2026–2030, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pimpinan Muhammad Taufiq akan menggelar Parapatan Luhur (Parluh) di Kota Madiun pada tanggal 25 – 27 September 2026. Direncanakan Parluh tersebut akan dihadiri Kapolri, Panglima TNI dan Menpora.
Muhammad Taufiq, dalam konferensi pers di Hotel Setia Budi, Jalan Mangga, Kota Madiun, Selasa (8/9/2026) mengatakan pihaknya telah mempersiapkan secara tehnis pelaksanaan Parapatan Luhur yang akan digelar di Padepokan Agung, Jalan Merak No 10 Kota Madiun.
“Persiapan sedang kita laksanakan. Semua materi sudah kita siapkan. Semoga Parapatan Luhur nanti dapat mengakrabkan, merukunkan semua saudara yang masih berseberangan,’ ungkap Muhammad Taufiq.
Dalam konferensi Pers yang dihadiri oleh puluhan warga PSHT ini, bersamaan dengan itu tim hukum PSHT menyampaikan bahwa kepemilikan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) merek dan logo Persaudaraan Setia Hati Terate memasuki babak baru dan berkekuatan hukum tetap.
Kemenkumham RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara resmi menerbitkan Sertifikat Merek Kelas 41 dengan Nomor Registrasi IDM001503116 tertanggal 4 September 2026, yang menetapkan PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE sebagai pemilik sah atas nama badan hukum atau organisasi, bukan atas nama perorangan.
“Semua badan hukum sudah lengkap, semua hak merek sudah kita miliki, sehingga tidak ada alasan lagi untuk melanjutkan perselisihan yang tidak produktif, ” kata Muhammad Taufiq.
Sementara itu dikonfirmasi wartawan menyoal kemungkinan adanya kehadiran pihak pemerintah RI dalam Parapatan Luhur (Parluh) PSHT tanggal 25 – 27 September 2026 mendatang, Muhammad Taufiq menginformasikan pihaknya telah menyampaikan undangan kepada Kapolri, Panglima TNI, Menpora dan Menteri Luar Negeri selaku Ketua Umum PB IPSI.
“Saat pengukuhan oleh PB IPSI hadir Kapolri, Panglima TNI, Menpora kami sampaikan undangan itu. Khususnya Menlu Sugiono sebagai ketua umum PB IPSI, ” ungkapnya.
Sekedar informasi, sebelumnya telah diberitakan terjadi dualisme kepemimpinan dalam tubuh organisasi pencak silat terbesar di Indonesia tersebut. Dalam Parluh PSHT yang digelar oleh Muhammad Taufiq ini rencananya bakal mengundang Moerdjoko, ketua umum kubu yang berseberangan dengan ketua umum Muhammad Taufiq.
“Kita mengundang. Mudah-mudahan beliau berkenan untuk hadir. Kita berharap melalui Parluh ini sebagai media untuk duduk bareng, Rembugan bareng, bagaimana organisasi Setia Hati Terate dapat kita kembangkan dengan cara lebih baik, siapa pun nanti yang terpilih,” tutup Muhammad Taufiq. (Iya)

