metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
INOVASI

Dari Pesantren Melawan Hoaks, IJTI Jombang Latih Santriwati Menjadi Jurnalis Era Digital

Redaksi 16 Juni 2026
Share
3 Min Read

Jombang, metrotvjatim.com : Suasana aula Pondok Pesantren Al Lathifiyyah 2 Tambakberas, Jombang, Selasa, 16 Juni 2026, tampak berbeda dari biasanya. Puluhan santriwati terlihat serius memperhatikan materi yang disampaikan para jurnalis. Sesekali mereka mencatat, mengangkat tangan untuk bertanya, lalu mencoba praktik berbicara di depan kamera. Hari itu, mereka tidak sedang mengikuti pelajaran pesantren, melainkan belajar menjadi bagian dari ekosistem media modern.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah Jombang menggelar program IJTI Goes to School dengan tema Jurnalistik Modern 2026. Program ini bertujuan memperkenalkan dunia jurnalistik sekaligus membekali santriwati dengan kemampuan memilah informasi di tengah banjir konten digital yang kerap bercampur antara fakta dan hoaks.

Baca Juga:  VIRAL, MBG Berisikan Uang Tunai, Siswa-Siswi Nampak Gembira

Pengasuh Ponpes Al Lathifiyyah 2, Nyai Hj. Awin Tammah, membuka kegiatan tersebut. Ia menilai kemampuan memahami informasi kini menjadi kebutuhan yang tak kalah penting dibanding penguasaan ilmu pengetahuan lainnya.

“Santriwati harus mampu membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Harapannya, ilmu yang didapat hari ini bisa menjadi bekal untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat sekaligus mencegah penyebaran hoaks,” kata Awin.

Bagi IJTI Jombang, pesantren merupakan ruang strategis untuk menumbuhkan budaya literasi. Di tengah maraknya informasi yang beredar tanpa proses verifikasi, kemampuan berpikir kritis menjadi modal penting bagi generasi muda.

Perwakilan IJTI Jombang, Mukhtar Bagus, mengatakan santri memiliki potensi besar menjadi agen penyebar informasi positif di ruang digital. Namun, kemampuan itu harus dibarengi dengan pemahaman jurnalistik yang benar.

Baca Juga:  Ratusan Tukang Becak, Beramai Ramai Antri Mengambil Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo.

“Siapa pun hari ini bisa membuat dan menyebarkan informasi. Tantangannya adalah bagaimana memastikan informasi itu benar, terverifikasi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Materi yang diberikan tidak berhenti pada teori. Para peserta diajak memahami proses kerja jurnalistik mulai dari mencari data, melakukan verifikasi, hingga menyusun berita yang akurat dan menarik dibaca. Mereka juga dikenalkan pada fotografi jurnalistik, videografi, serta teknik berbicara di depan kamera.

Pada sesi praktik, aula pesantren berubah layaknya ruang redaksi mini. Sejumlah santriwati mencoba menjadi reporter, sebagian lain bertugas mengambil gambar dan mendokumentasikan jalannya kegiatan. Beberapa kelompok bahkan membuat simulasi podcast sederhana dengan tema yang mereka tentukan sendiri.

Baca Juga:  Komitmen Menjaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Rumah Bersama Santri dan Alumni Pesantren

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IJTI Jombang memperluas literasi media ke lingkungan pendidikan, termasuk pesantren. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan memverifikasi fakta dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab dinilai menjadi keterampilan yang semakin penting.

Dari ruang pesantren itu, para santriwati belajar satu hal mendasar: tidak semua informasi yang beredar layak dipercaya. Dan seperti jurnalis pada umumnya, mereka diajak untuk selalu memeriksa fakta sebelum menyebarkannya.

SHARE NOW
TAGGED: ijti jombang, pesantren, Santri
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS
17 Juli 2026
Polsek Gayam Gencar Edukasi Siswa MPLS, Bangun Daya Tangkal Lawan Judol dan Narkoba
17 Juli 2026
BNNP Jawa Timur Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Malaysia
17 Juli 2026
Digaji Uang Rakyat, Oknum Camat Di Madiun Main Game Online Saat Rapat Paripurna DPRD
15 Juli 2026
Keputusan Pajak JHT hingga Aturan Outsourcing Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2026
15 Juli 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS

NASIONAL

Bangkit Dari Trauma, Korban Dugaan Pelecehan Dapat Pendampingan dan Perlindungan Perbakin

HANKAM

Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Jatim

HEADLINE

Digaji Uang Rakyat, Oknum Camat Di Madiun Main Game Online Saat Rapat Paripurna DPRD

LAINNYA

Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS

17 Juli 2026

Jelang Masuk Sekolah, Toko Seragam di Surabaya Diserbu Pembeli

12 Juli 2026

Ratusan SD dan SMP di Ngawi Tidak Memenuhi Pagu SPMB 2026

9 Juli 2026

Ratusan Siswa Baru SMKN 1 Paron Ngawi Ikuti Pembekalan dan Penguatan Karakter Nilai-nilai Bela Negara Pra MPLS

9 Juli 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?