Surabaya, metrotvjatim.com – Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Port FC dalam pertandingan fase Grup B Piala Presiden 2026 di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Bermain dihadapan ribuan suporter Bonek, Persebaya sempat kebobolan terlebih dahulu setelah pada menit 30′ Issam Al Sabhi berhasil membobol gawang Persebaya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melui gol yang cetak Miguel Pereira pada menit 40′ dan pada menit 47′ giliran Alex Martin yang membobol gawang Port FC, dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk kemenangan Persebaya.
Tim berjuluk Green Force ini sebenarnya bisa menambah jumlah gol kemenangan, karena pada menit 61′ Bruno Moreira mendapatkan kartu merah usai melanggar pemain Persebaya, namun unggul jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan dengan baik hingga pertandingan berakhir skor masih tetap 2-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya.
Hasil ini membuat Persebaya menjadi pemuncak klasemen grup B dengan Raihan poin 9 dan melaju ke babak semifinal untuk menghadapi Arema FC runner-up grup B, sedangkan Port FC harus puas berada di peringkat ketiga dengan Raihan poin 4 dan tersingkir dari turnamen pra musim ini.
Sebenarnya Port FC memiliki jumlah poin yang sama dengan Persija. Namun, karena Port Fc kalah dalam selisih gol, maka yang berhak maju ke babak semifinal untuk menghadapi Persib Bandung Juara Grup A adalah Persija Jakarta.
Hasil ini membuat Pelatih Port FC Sarawut Treephan kecewa timnya gagal mempertahankan gelar juara Piala Presiden karena harus tersingkir dari turnamen ini.
“Tentu kami sangat kecewa tidak lolos. Kami kehilangan satu pemain di babak kedua dan kebobolan dengan cara yang terlalu mudah,” kata Sarawut.
“Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim, terutama dalam mengantisipasi situasi setelah kehilangan satu pemain dan memperbaiki organisasi pertahanan agar tidak mudah kebobolan,” imbuhnya.
Sementara itu pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyambut gembira dengan hasil pertandingan ini. Meski puas dengan performa Fransisco Rivera dan kolega, pelatih Bernardo Tavares memilih untuk tidak berlebihan dalam merayakan hasil tersebut karena kemenangan adalah bagian dari perjalanan panjang membangun Persebaya menuju musim kompetisi mendatang.
“Kami tentu senang bisa kembali meraih kemenangan. Namun, kami tidak ingin terlalu larut memikirkan hasil ini karena yang terpenting adalah proses membangun tim. Ini masih pramusim,” ujarnya saat konferensi usai pertandingan.
Tavares menyebut, kemenangan atas Port FC memberikan banyak pelajaran sekaligus perkembangan tim yang sudah mulai terlihat. Ia melihat Persebaya tampil lebih baik dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya, meski masih ada beberapa aspek yang harus terus disempurnakan.
“Hari ini kami memainkan pertandingan yang baik, meski masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki agar tim terus berkembang,” ungkapnya.
Meski berhasil meraih hasil maksimal dengan tiga kemenangan di fase grup, pelatih berpaspor Portugal ini menegaskan pekerjaannya bersama tim belum selesai. Kini Persebaya fokus pada proses evaluasi agar Bajul Ijo terus berkembang dalam menghadapi tantangan berikutnya.
“Pertandingan sudah selesai dan sekarang tugas kami adalah menganalisis apa saja yang sudah berjalan baik dan apa yang masih harus diperbaiki,” pungkasnya. (Its)

