metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Polisi Suport Program Ketahanan Pangan di Ponpes Progresif Bumi Shalawat

Redaksi 26 Januari 2025
Share
3 Min Read

Sidoarjo, metrotvjatim : Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat sukses menanam buah melon jenis Sweet Lavender dan Golden Aroma sistem hidroponik di lahan kosong. Polsek Kota Sidoarjo mengapresiasi, mendukung dan mensupport program ketahanan pangan di ponpes tersebut.

Sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Sidoarjo Kota memberikan edukasi dan mensupport santri memanfaatkan lahan tidak produktif. Polisi juga memberi bibit buah-buahan dengan sistem hidroponik.

Edukasi tersebut dilakukan Polsek Kota Sidoarjo di SMP Progressif Pondok Pesantren Bumi Shalawat Desa Lebo Kecamatan Kota Sidoarjo pada Sabtu (25/1).

“Sebagai wujud mendukung ketahanan pangan nasional kami memberikan edukasi dan suport terhadap santri untuk memanfaatkan lahan sempat untuk menanam buah-buahan dengan sistem hidroponik,” kata Kapolsek Kota Sidoarjo AKP Ega Prayudi.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Dilaporkan Atas Dugaan Penerimaan Gratifikasi dari Bank Jateng

Ega mengatakan, tugas polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra santri dalam membangun kebaikan ponpes. Polisi mengajak santri menanam dan merawat kebun untuk meningkatkan produksi buah, juga memberikan dampak positif bagi perekonomian.

“Tidak lebih sekadar menanam kami juga mendorong kepada santri untuk berinovasi dalam hal meningkatkan ketrampilan untuk masa depan masing-masing santri,” kata Ega.

Anak Tukul Arwana ini berharap santri lebih giat lagi mengikuti ektrakurikuler tentang pertanian. Polisi dan santri bisa berkolaborasi menjadikan kunci keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

“Kami mengapresiasi santri di SMP Progressif Ponpes Bumi Shalawat ini untuk mendukung program pemerintah yang berfokus pada peningkatan produktivitas di sektor pangan,” kata Ega.

Baca Juga:  Pesawat Militer Jatuh di Turki, 19 Jenazah Ditemukan

Ega menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah nyata program Asta Cita dalam 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Progressif Ponpes Bumi Shalawat, Mahmud Al Fahmi, mengatakan, konsep penanaman buah-buahan dengan sistem hidroponik untuk pembelajaran para santri. Bahkan sudah dimasukkan sebagai kurikulum pendidikan di sekolahan progressif Bumi Shalawat ini.

“Anak-anak mendapatkan materi ini tidak hanya ektra, tapi sudah masuk di materi pembelajaran. Alhamdulillah dari pihak polisi memiliki program seperti ini, sehingga ketemu sinergi, dan kami dari mengucapkan terima kasih polisi telah memberikan bantuan penyuluhan dan bibit. Dalam rangka pesantren ikut serta mensukseskan program ketahanan pangan nasional,” kata Mahmud.

Baca Juga:  2 Kg Serbuk Petasan Siap Edar di Gagalkan Tim Resmob Polres Gresik

SMP Progressif Ponpes Bumi Shalawat, kata Mahmud, telah menanam buah melon berjenis Golden Aroma dan Sweet Lavender. Di lokasi hidroponik itu sudah panen buah melon lima kali. Sedikitnya ada 700 buah setiap panennya.

“Kami mendesain satu tanaman satu buah, dengan harapan hasil buahnya bisa maksimal. Tanaman melon ini selama 75 hari sudah berhasil panen buah melon dengan hasil yang maksimal,” kata Mahmud

Keberhasilan program ini, kata Mahmud, diharapkan bisa menginspirasi para santri untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Hasil panen buah melon tersebut tidak dikomersilkan, namun untuk kebutuhan internal ponpes. (HS)

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Mampu Tingkatkan Mutu Layanan dan Kualitas Air, PDAM Tirta Buana Bojonegoro Raih Top BUMD Award 2026
15 April 2026
Ibu Siswa SMPN 33 Gresik Korban Peluru Nyasar Mengadu Ke Dewan Jatim
14 April 2026
Curi Motor Ketua RT, Mantan Perangkat Desa Ditangkap Polisi
Curi Motor Ketua RT, Mantan Perangkat Desa Ditangkap Polisi
14 April 2026
Seorang TKW di Ngawi Hancurkan Rumah Calon Suaminya Akibat Hubungannya Kandas
14 April 2026
Wakil Bupati Ahmad Baharudin Resmi Ditunjuk Menjadi Plt Bupati Tulungagung
Wakil Bupati Ahmad Baharudin Resmi Ditunjuk Menjadi Plt Bupati Tulungagung
14 April 2026

MOST POPULAR

INOVASI

Festival Film Dokumenter Pelajar Bojonegoro 2026, Ajang Eksplorasi Kreativitas Tanpa Batas

Mortir Aktif Ditemukan di Permukiman Warga Madiun
HEADLINE

Mortir Aktif Ditemukan di Permukiman Warga Madiun

EKONOMI

Pemerintah Indonesia Dorong Transformasi Industri Kimia Rendah Emisi Lewat Investasi Melamin di Gresik

NASIONAL

Komitmen Menjaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Rumah Bersama Santri dan Alumni Pesantren

LAINNYA

Detik-Detik Tenda Pernikahan Ambruk di Tuban Viral, Netizen Ramai Kaitkan “Doa Mantan”

Detik-Detik Tenda Pernikahan Ambruk di Tuban Viral, Netizen Ramai Kaitkan “Doa Mantan”

13 April 2026

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, DPRKP Ngawi Bangun 215 Unit Rumah Tidak Layak Huni

13 April 2026

Komitmen Menjaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Rumah Bersama Santri dan Alumni Pesantren

12 April 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Depan Rumah Warga di Bangil

Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Depan Rumah Warga di Bangil

9 April 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?