Surabaya, Metrotvjatim.com- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap kasus pencurian kendaraan truk di Pabrik Gula Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Modusnya, pelaku yang merupakan residivis kasus serupa berkeliling mencari truk yang ditinggal supir, dan selanjutnya membawa kabur kendaraan menggunakan kunci palsu dan kunci jenis T.
Wakli Direktur Reskrimum Polda Jatim, AKBP Umar mengungkapkan, kejadian pencurian tersebut berlangsung pada Sabtu dini hari, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku berinisial SA berangkat dari rumah dengan mengendarai sepeda motor miliknya sendiri untuk berpatroli mencari sasaran di sekitar kawasan Pabrik Gula Jatiroto.
Di lokasi, ia menemukan sebuah unit mobil terparkir dengan kondisi sopir sedang tidak berada di tempat. Pelaku kemudian menggunakan kunci palsu dan kunci T untuk membobol pintu serta menyalakan kendaraan tersebut, lalu membawanya pergi.
“Pelaku sengaja mencari sasaran di sekitar pabrik gula. Karena kendaraan itu ditinggal sopirnya, ia berhasil membobol menggunakan kunci palsu dan membawanya pergi,” jelas AKBP Umar, Selasa 1 September di Surabaya.
Berdasarkan laporan yang diterima, tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim segera melakukan penelusuran yang berfokus di wilayah Lumajang hingga ke Pasuruan. Hasil penelusuran menunjukkan pelaku membawa mobil curian itu ke Pasuruan dengan niat menjualnya.
Namun karena kejadian berlangsung dini hari, sejumlah calon pembeli yang dihubungi tidak merespons. Pelaku pun terus berkeliling di wilayah Pasuruan untuk mencari pembeli hingga akhirnya diketahui oleh personel URC Polda Jatim yang sedang melakukan patroli. Mobil berhasil diamankan dan pelaku ditangkap.
Dari pemeriksaan, pelaku diketahui bertindak seorang diri dan merupakan residivis kasus pencurian dengan modus yang berulang. Motif kejahatan ini murni ekonomi.
“Pelaku ini sudah beberapa kali melakukan pencurian dengan pola yang sama. Ia selalu berkeliling menggunakan sepeda motor pribadinya mencari sasaran di daerah Lumajang dan sekitarnya,” tambah AKBP Umar. (Pardosi)

