metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
INOVASI

Inovasi Mahasiswa KKN UMSURA Hadirkan Inovasi Akuaponik IoT dan Lumpia Lele di Desa Dungus

Redaksi 30 Juli 2026
Share
3 Min Read

Kediri, metrotvjatim.com – Sebuah kolam ikan kini bukan lagi sekadar tempat membesarkan lele. Di tangan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), kolam tersebut disulap menjadi pusat inovasi yang mampu menghasilkan dua manfaat sekaligus: mendukung ketahanan pangan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Melalui program pengabdian di Desa Dungus, Kabupaten Kediri, mahasiswa KKN memperkenalkan Teknologi Tepat Guna (TTG) Akuaponik berbasis Internet of Things (IoT) yang dipadukan dengan pengembangan produk olahan Lumpia Lele. Inovasi tersebut dikenalkan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Dungus dan mendapat sambutan hangat dari perangkat desa maupun warga.

Perwakilan Kepala Desa Dungus, Aris Harmono, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa membawa semangat baru bagi masyarakat. Menurutnya, teknologi akan memberikan manfaat apabila mampu menjawab kebutuhan warga dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Mampu Tingkatkan Mutu Layanan dan Kualitas Air, PDAM Tirta Buana Bojonegoro Raih Top BUMD Award 2026

Berbeda dengan budidaya konvensional, sistem akuaponik yang diperkenalkan memadukan pemeliharaan ikan lele dengan budidaya tanaman dalam satu siklus yang saling mendukung. Air kolam yang mengandung nutrisi dimanfaatkan sebagai sumber makanan tanaman, sementara akar tanaman membantu menjaga kualitas air sehingga tetap layak bagi pertumbuhan ikan. Hasilnya, penggunaan air menjadi lebih hemat dan proses budidaya lebih efisien.

Mahasiswa juga melengkapi sistem tersebut dengan Smart Feeder, alat pemberi pakan otomatis yang bekerja sesuai jadwal. Teknologi ini terhubung dengan aplikasi pada telepon pintar sehingga masyarakat dapat memantau kondisi budidaya secara lebih praktis tanpa harus selalu berada di lokasi.

Baca Juga:  Wisata Kebun Durian Lamongan, Nikmatnya Makan Durian Langsung dari Kebun

Namun, mahasiswa KKN tidak berhenti pada proses produksi. Mereka juga mengajak masyarakat melihat potensi ekonomi yang lebih besar melalui pengolahan hasil panen. Lele yang selama ini dijual dalam bentuk segar diperkenalkan sebagai bahan baku Lumpia Lele, produk olahan yang memiliki nilai tambah dan peluang pasar yang lebih luas.

Dalam sesi sosialisasi UMKM, warga memperoleh berbagai materi mulai dari teknik pengolahan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran. Diskusi berlangsung interaktif karena masyarakat tidak hanya ingin mengetahui cara mengoperasikan teknologi akuaponik, tetapi juga tertarik mengembangkan usaha berbasis hasil budidaya sendiri.

Baca Juga:  Erupsi Anak Krakatau, Singapore Airlines Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

Pendekatan yang dilakukan mahasiswa KKN UMSURA menunjukkan bahwa inovasi desa tidak selalu harus dimulai dari teknologi yang rumit. Dengan menggabungkan teknologi digital, potensi sumber daya lokal, dan penguatan kewirausahaan, masyarakat didorong untuk membangun sistem yang mampu menghasilkan manfaat jangka panjang.

Program ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa dapat melahirkan solusi yang aplikatif dan berdampak langsung. Harapannya, inovasi akuaponik berbasis IoT dan pengembangan Lumpia Lele tidak hanya menjadi hasil kegiatan KKN semata, tetapi dapat berkembang menjadi identitas baru Desa Dungus sebagai desa yang mampu memadukan teknologi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

SHARE NOW
TAGGED: inovasi, kkn, mahasiswa umsura
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

KPK Geledah Kantor BPN Jatim, Petugas Bawa Koper Berisi Barang Bukti
24 September 2026
PFI Malang Angkat Cerita Tanah Pangan dan Harapan Lewat Pameran Foto
24 September 2026
Polda Jatim Bongkar Scam Trading Saham-Kripto Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 Miliar
24 September 2026
KPK Geledah Rumah Pejabat ATR/BPN di Nganjuk
24 September 2026
Bangkai Kapal Tidak Stabil, Penyelam Dilarang Masuk ke Bawah KM Virgo Transport 8
24 September 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Sopir Pribadi Istri Anggota DPR RI Gasak Uang Majikan Rp 25 Juta

PENDIDIKAN

UPN Veteran Jatim Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pemberdayaan Masyarakat di Brunei Darussalam

HEADLINE

Korban Meninggal Ledakan Pabrik Bata Ringan Lamongan menjadi Empat Orang

HEADLINE

Petani Madiun Resah, Tebus Pupuk Subsidi Wajib Beli Pupuk Organik‎

LAINNYA

Dulu Hanya untuk Sayur Bening dan Pakan Kambing, Daun Kelor menjadi Produk Herbal Menjanjikan

19 September 2026

KAI Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Cerme, Layani 250 Warga Gresik Gratis

8 September 2026

Petrokimia Gresik Luncurkan Pestani Bawang Merah Nyawiji di Nganjuk, Dukung Varietas Lokal Tajuk

7 September 2026

Erupsi Anak Krakatau, Singapore Airlines Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

6 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?