metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Gempa di NTT

Redaksi 23 Agustus 2026
Share
5 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com – Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari sejumlah kalangan.

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) berangkatkan 12 truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026).

Bantuan tersebut secara khusus menyasar Kabupaten Nagekeo. Wilayah ini menjadi salah satu prioritas lantaran distribusi bantuan yang diterima masyarakat terdampak dinilai masih terbatas.

“Nagekeo menjadi prioritas karena informasi yang kami terima, bantuan yang masuk ke wilayah tersebut masih cukup terbatas. Karena itu, kami berupaya mengirimkan bantuan secara langsung agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar BHS saat berangkatkan bantuan di Surabaya.

BHS menyadari proses distribusi bantuan ke lokasi terdampak tidak mudah. Kerusakan infrastruktur akibat gempa, termasuk sejumlah ruas jalan dan jembatan, menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang membawa bantuan.

“Kami berharap proses pengiriman dan distribusi dapat berjalan lancar. Memang kondisi infrastruktur di beberapa titik terdampak cukup berat, ada jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan. Namun, kami akan berupaya agar bantuan ini tetap bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Baca Juga:  Jokowi Masuk Golkar ?, Hasto : Seseorang itu Bebas Menentukan Pilihan

Pengiriman bantuan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Dharma Lautan Utama serta Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP).

Sebelum bantuan diberangkatkan, koordinasi dilakukan dengan posko bencana dan masyarakat setempat untuk memetakan kebutuhan yang paling mendesak di lapangan.

“Kami tidak ingin bantuan yang dikirim justru tidak sesuai kebutuhan. Karena itu, sebelumnya kami berkoordinasi dengan posko bencana dan masyarakat di lokasi untuk mengetahui barang apa saja yang paling dibutuhkan para penyintas,” jelas BHS.

Adapun bantuan yang diberangkatkan terdiri atas susu, obat-obatan, perlengkapan ibu dan anak, selimut, generator set (genset), kabel, serta berbagai kebutuhan logistik lainnya.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu lebih dari 1.000 kepala keluarga yang terdampak gempa dan hingga kini masih membutuhkan dukungan.

Menurut BHS, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan pangan dan logistik. Pemulihan kondisi psikologis para korban, khususnya anak-anak, juga harus menjadi perhatian serius.

Ia mendorong pemerintah daerah, kepolisian, rumah sakit, serta para relawan untuk segera memperkuat layanan pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bergerak cepat membantu warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik, personel evakuasi hingga tim medis diberangkatkan melalui jalur transportasi laut dari Surabaya menuju sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Ende dan Labuan Bajo.

Baca Juga:  Kejari Surabaya Sita Rp 9 Miliar, Barang Bukti Perkara Judi Online

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, kehadiran Pemprov Jatim di tengah penanganan bencana tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat penanganan di daerah terdampak.

“Kami ingin saudara-saudara kita di NTT merasa tidak sendirian. Banyak saudara dari berbagai daerah di Indonesia yang menggalang kegotongroyongan untuk membantu mereka,” ujar Khofifah saat meninjau proses pemberangkatan bantuan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis malam (20/8/2026).

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim berperan sebagai supporting team dan supporting system bagi pemerintah daerah di NTT. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat proses penanganan bencana tanpa menambah beban daerah yang sedang menghadapi situasi darurat.

Penyaluran bantuan dan personel dari Jawa Timur dilakukan secara bertahap. Pada 16 Agustus 2026, sebanyak tujuh orang tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur telah diberangkatkan menuju lokasi bencana.

Selanjutnya, pada 17 Agustus 2026 dini hari, Pemprov Jatim mengirimkan bantuan logistik tahap awal sebanyak 8,4 ton menuju Ende.

Baca Juga:  Shin Tae-yong Dikabarkan Masuk Rumah Sakit Jelang Laga Indonesia vs Irak

Pada hari yang sama, enam orang dokter juga diberangkatkan untuk bergabung dalam pelayanan kesehatan di lapangan. Tim medis tersebut nantinya berkoordinasi dengan Rumah Sakit Darurat Kementerian Kesehatan serta rumah sakit rujukan setempat.

Dukungan kemudian dilanjutkan dengan pengiriman logistik tambahan sebanyak 64,4 ton melalui kapal laut menuju Labuan Bajo. Pemprov Jatim menargetkan total bantuan logistik yang dikirimkan ke wilayah terdampak dapat mencapai 100 ton.

Bantuan logistik seberat 64,4 ton tersebut merupakan hasil gotong royong dari 64 lembaga dan instansi. Dukungan berasal dari berbagai pihak, mulai dari badan usaha milik daerah (BUMD), program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim, hingga RSUD/BLUD.

Beragam kebutuhan masyarakat terdampak turut disiapkan. Di antaranya obat-obatan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan tim dokter di lapangan, makanan siap saji, bahan pangan, pakaian, perlengkapan anak-anak dan perempuan, serta perlengkapan mandi.

Pemprov Jatim memastikan bantuan yang dikirim tidak hanya berfokus pada kebutuhan logistik. Dukungan psikososial juga dipersiapkan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak pascabencana. (flh)

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Satu Pelaku Bullying Anak Down Syndrome hingga Meninggal Berstatus ABH
18 Oktober 2026
Cegah Panic Buying dan Penimbunan BBM, Polresta Malang Pantau 25 SPBU
18 Oktober 2026
Rombongan Suporter PSS Sleman Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter Meninggal Dunia
18 Oktober 2026
Simulasi Cicilan KUR BRI Rp500 Juta, Ini Cara dan Syarat Pengajuannya
18 Oktober 2026
EMAS Akselerasi Proyek Fasilitas CIL 2, Lipat Gandakan Kapasitas Produksi Pani Gold Mine
18 Oktober 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

HEADLINE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

HEADLINE

Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Tergeletak Tanpa Busana di Desa Ngaglik Blitar

HUKUM

Sabu Seberat 49,56 Gram Diamankan dari 2 Pria di Turen.

LAINNYA

Satu Pelaku Bullying Anak Down Syndrome hingga Meninggal Berstatus ABH

18 Oktober 2026

Cegah Panic Buying dan Penimbunan BBM, Polresta Malang Pantau 25 SPBU

18 Oktober 2026

Bocah Down Syndrome Dibully Teman hingga Meninggal dunia

18 Oktober 2026

Bus Pariwista Tabrak Truk di Tol Ngawi-Solo, 3 Orang Tewas

18 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?