metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Reli, Begini Proyeksinya

Redaksi 23 Februari 2026
Share
2 Min Read

Jakarta: Harga emas dunia melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, didukung oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang semakin memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset safe-haven. 

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha menjelaskan, kenaikan harga emas dipicu oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya tekanan inflasi yang tercermin dari data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (Core PCE), yang merupakan indikator inflasi favorit Federal Reserve (The Fed). 

Pada akhir pekan lalu, harga emas melonjak lebih dari satu persen dan diperdagangkan di kisaran USD5.065 per troy ounce setelah sempat menyentuh level terendah harian di USD4.981. Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap emas tetap kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya: Defisit APBN Rp54,6 Triliun hingga Januari 2026

“Pada sesi perdagangan Asia hari Senin, harga emas kembali bergerak stabil dengan kecenderungan menguat dan mendekati level USD5.095,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 23 Februari 2026.

Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberlakukan tarif impor baru melalui kewenangan Undang-Undang Perdagangan 1974. Kebijakan ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi perang dagang baru, sehingga mendorong investor untuk mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman seperti emas. 

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Satgas Pangan di Mojokerto Temukan Beras Dijual di atas HET

“Selain itu, ketidakpastian geopolitik terkait hubungan antara Amerika Serikat dan Iran turut memberikan dukungan tambahan bagi harga emas, meskipun adanya peluang negosiasi antara kedua negara sedikit membatasi potensi kenaikan yang lebih agresif,” ungkapnya.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Resahkan Warga Sidorejo, Polres Malang Bakar Arena Judi Sabung Ayam
1 September 2026
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Banyuwangi
1 September 2026
Polda Jatim Ringkus Residivis Curanmor, Gasak Truk Pabrik Gula Jatiroto
1 September 2026
Polresta Banyuwangi Amankan Pasutri Bandar Sabu, Barang Bukti 1 Kilogram Disita
1 September 2026
Menuju 100 Tahun, Persebaya Perkuat Sinergi Dengan Bonek, Partner, Serta Pemkot Surabaya.
1 September 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Menteri Agama Diisukan Mengundurkan Diri di Tengah Pembukaan Muktamar

HEADLINE

Polisi Ancam Jurnalis, FJTB: Saatnya Wartawan Bersatu, Hentikan Arogansi Polisi!

HEADLINE

Artis Ratu Felisha Akan Diperiksa Polda Jatim Terkait Arisan Bodong Joiss

HEADLINE

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 105 Jiwa

LAINNYA

Awal September, Harga Cabai Rawit Rp77 Ribu/Kg, Telur Ayam Rp28.600/Kg

1 September 2026

BRI Tumbuh Bersama UMKM, Kredit Rp1.235 Triliun Mengalir untuk Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

1 September 2026

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.538

1 September 2026

Emas Masih Tertekan, Level USD4.360 Jadi Penentu Arah Berikutnya

31 Agustus 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?